Archive for August, 2008
Kemaren, hari Senin tgl. 18 Agustus dini hari… Masih belum jam 5 pagi dan aku pun masih terlelap. Di tengah kesunyian subuh itu, tiba2 aku mendengar bunyi yang cukup keras duk..duk..duk… berulang-ulang. Suara itu terdengar cukup dekat, meskipun aku masih setengah tertidur. Lama2 frekuensinya bertambah, duk-duk-duk… dan kemudian… disusul dengan suara yang sangat keras.. KROOMPYAAAAANGG..!!!
ASTAGAA…!! Suara apa gerangan?? Dengan mata dan badan yang berat aku juga tidak serta merta terbangun. Masih bertanya-tanya… Suara kaca pecah itu terdengar sangat keras dan dekat sekali. Aku yang waktu itu tidur di kasur depan TV mendengar asal suara dari ruang tamu yang tepat bersebelahan di mana aku berbaring. Vas bunga? Bukan. Di ruang tamu sudah tidak ada barang pecah belah seperti itu. Guci? Tapi suaranya tidak seperti itu. Kaca jendela? Kayanya gak mungkin. Kacanya jendela ruang tamu itu kecil2, kalau dipecah suaranya tidak akan seheboh itu. Aku masih tidak tahu jawabannya.
Mama yang sensi dengan suara sekecil apapun juga segera terbangun dengan agak panik dan bertanya-tanya, suara apa itu tadi?? Kami ke ruang tamu, menyalakan lampu. Tidak ada posisi barang yang berubah di sana. Kursi, meja, bahkan guci-guci juga masih pada tempatnya. Trus suara dari mana? Kalo dari luar, kok terdengar dekat sekali??
Lalu kulihat di lantai kilatan cahaya dari pecahan-pecahan kaca kecil-kecil. Lho… pecahan kaca apa dari mana itu? Ternyata… Aku melihat pigura gambar pesawat Sabre alm. papaku sudah ngejogrog di lantai, tersandar antara kursi dengan tembok, dan kacanya sudah berserakan di lantai…
Aku dan Mama akhirnya cuma berkata, “Ooh…” Ya sudah, nanti aja mberesinnya kalo sudah terang dan sudah bangun beneran. Masih jam 5 pagi. Dan aku pun melanjutkan tidurku lagi. Secara…masih hari libur gitu loh…
Saat tiba waktunya aku bersih2, pecahan kaca itu ternyata memang terserak ke mana2. Dan pigura itu, tali penggantung di belakangnya putus. Hmm… perbuatan tikus, cicak, atau karena terlalu berat? Yah… sudah lah… Ngaget2in aja memang pagi itu…
Setelah sekian lama tidak memasuki teater 21 (bener2 lama, sampe lupan kapan terakhir aku nonton… hikz..), akhirnya datang juga kesempatan memberi hiburan kepada mataku ini. Dengan berbekal voucher gratis, aku pun berkesempatan nonton The Mummy kali ini. Harusnya film ini kita tonton rame2 bareng rombongan gerudugan warga 1000dunia. Tapi karena pas harinya kita nonton bareng aku ada panggilan ngisi backing vocal mendadak, ya baru kemaren lah kumanfaatkan voucher gratis itu. Maksud hati pengen nonton Batman aja, tapi karena jam-nya gak klop sama jadwalku, jadilah pilihan jatuh pada sekuel ke-3 The Mummy ini.
Meskipun rada kurang puas dengan film ini, tapi cukup lumayan untuk memberi hiburan. Secara udah lama banget gak pernah nonton. Kesempatan ke 21 jarang, mau nonton di rumah juga gak ada sarananya (kasian yach… hikz2…).
Rada kecewa karena Rachel Weisz yang cantik itu tidak lagi berperan dalam sekuel yang ini. Belum lagi jalan cerita yang terlalu standar dan gampang ditebak. Tapi SFX nya cukup menarik. Jet Li yang bisa berubah jadi naga, ada yeti, dll. Tapi selebihnya, yaa… lumayan lah. Jadinya malah penasaran pengen nonton Batman neh. Dan masih menunggu2 playingnya Hancock & Wanted. Ada yang mau ngajakin nonton?? Hehehe…
Dalam minggu ini telah terjadi 3x mati listrik di kantor. Hari Selasa – seharian dari pagi sampe sore, hari Kamis – siang sampe sore, dan hari Sabtu – kira2 hampir 1/2 jam saja.
Hari Selasa dimanfaatkan warga 1000dunia untuk gerudugan nonton The Mummy, berhubung hari Senin sorenya gak dapet tiket. Yah… meskipun akhirnya saya memilih untuk “macul” di tempat lain dan melewatkan kesempatan nonton bareng ini… Hari Kamis memang pas ada jadwal keluar – ke bank, ke bengkel, dan ada janji di salah satu studio, jadi gak terlalu ngaruh buat saya. Dan hari Sabtu ini udah setengah hari masih kepotong mati listrik juga.
PLN mungkin juga sudah kewalahan menjawab pertanyaan orang2. Waktu ditelpon dan ditanya baik2, “Maaf Pak, ini pemadaman sampai jam berapa ya..?” Tiba2 di seberang sana menjawab dengan nada setinggi beberapa oktaf, “INI BUKAN PEMADAMAN MBAK..!! INI TU GANGGUAN..!!”
Kasian si bapak itu… udah senewen banget mungkin banyak orang yang complain. sistem pertahanan diri diaktifkan: sebelum dimarahin orang lain, sebaiknya kita marah duluan! (lho…???)
Yah… jadilah minggu ini kurang efektif. Order website yang semestinya sudah bisa on jadi tertunda gara2 electricity shutdown, belum lagi koneksi inernet yang sekarang sering ngadat jadi superlola… Hhh… cape dee…
Hope for the best untuk waktu2 ke depan deh… Buat PLN, Speedy… semoga bisa lebih baik lagi yach!!