Archive for September, 2008
Apa yang telah kulalui?
Apa yang telah kuucapi?
Apa yang telah kuberi?
Ke manakah jalan ini akan tertuju?
Pekat…aku tak sanggup melihat
Berusaha menggapai secercah cahaya
Dan Tangan Kuat yang terulur penuh kasih
Aku masih bertanya…
Siapa orang ini?
Apa yang telah diperbuatnya?
Mungkinkah ini sekedar kerikil di jalan panjang
Ataukah peringatan untuk mengubah haluan?
Apakah diriku terlalu takut untuk kembali terluka
Atau siapkah aku mengulang peristiwa serupa?
Berusaha menggapai secercah cahaya
Dan Tangan Kuat yang terulur penuh kasih
Berikanlah sinarMu,
Agar aku tetap di jalanMu…
Aku sampai hampir lupa kapan aku punya hari libur. Mungkin sudah setahun terakhir ini hari2 kujalani tanpa ada istirahat. Sampai beberapa kali aku terkondisi tergeletak di tempat tidur karena sakit, Tuhan memaksaku untuk beristirahat.
Dan sekarang… kejenuhan itu semakin menjadi. Kadang pikiran jadi buntu, apa yang mau dikerjakan. Dan hari2 hanya berlalu tanpa hasil yang signifikan.
Hopefully liburan Lebaran ini ada waktu untuk sejenak melepaskan diri dari pikiran tentang pekerjaan dan rutinitas lainnya. Gergajiku akan semakin tumpul jika terus dipakai tanpa pernah diasah. Tuhan aja take a break di hari ke-7, masa manusia maksain mau kerja 24/7… Sok jagoan bener…
It is time to sharpen the saw now…
Someone wrote a beautiful notes…
SESUATU ITU AKU SENDIRI GAK TAU… SEPERTI ORANG BINGUNG, GELISAH, TAKUT PADA SESUATU…? ATAU APA AKU JUGA TIDAK TAHU… KINI SEORANG YANG BAIK HATI TELAH BERSANDING DI SISI KU… AKU TAKUT TIDAK BISA MEMBAHAGIAKANNYA, TAKUT MENYAKITI HATI BAIKNYA,… TUHAN BERI AKU HATI YANG BAIK AGAR KELAK “DIA” TIDAK AKAN PERNAH MENANGIS KARENA AKU, TIDAK PERNAH TERLUKA KARENA AKU… TUHAN IJINKAN AKU SELALU BISA MENJAGA HATI WANITA ITU BAIK-BAIK…
May God answer your prayer…
