Posted by mpeb in Just my thoughts
on Jan 28th, 2009 | 0 comments
Sungguh menyenangkan menjalani hari demi hari dengan ucapan syukur. Jika kita cukup jeli, setiap hari yang kita lalui selalu menyimpan kejutan-kejutan, besar atau kecil.
Dalam hari-hari yang saya lalui, selalu ada hal-hal yang membuat saya bisa tersenyum, tertawa, mungkin menangis, berharap,… dan di atas semuanya itu senantiasa bersyukur buat apapun yang terjadi sepanjang hari tersebut. Bahkan jika kita mau menghitung satu per satu berkat dan kebaikan yang kita terima sepanjang hari, pastilah tidak cukup waktu atau jari kita buat menghitungnya. Karena bahkan dalam situasi yang nampaknya kurang...
Posted by mpeb in Curhat, Poems
on Jan 17th, 2009 | 0 comments
Saat malam tiba dan rindu tiba-tiba saja menyergapku
Tak bisa ku alihkan mataku dari parasmu
Ku pandang lekat-lekat dan ku bawa dalam tidurku
Dalam mimpi hanya bisa ku bersamamu
Adakah kau dengar jerit hati yang merindu
Tak kuasa menggapai rentang jarak yang terbentang
Hanya bisa menanti dan terus berharap
Kapankan masa itu akan terulang
Damn….I miss you so much…
Posted by mpeb in Poems
on Jan 16th, 2009 | 0 comments
Tawa lepas nan gembira
Gandeng tangan bergayut manja
Binar ceria di balik bingkai kacamata
Namun jauh di lubuk hati menyimpan duka
Andai bisa kupeluk dirimu, bidadari kecilku
Berbagi canda dan tawa bersamamu
Meski takkan terganti kasih bundamu
Pula terobati luka yang t’lah membiru
Terbanglah…bidadari kecilku
Gapailah mentari terangi duniamu
Biar kau jelang harimu yang baru
Tangan yang kuat itu ‘kan s’lalu menaungimu
With love for you… my little pink...
Posted by mpeb in Poems
on Jan 13th, 2009 | 2 comments
Memandang jauh ke tengah lautan
Ombak memecah pasir pantai, menggapai ujung-ujung kaki
Percikan air menerpa wajahku
Beragam rasa menyergap rongga dada
Menyesak sampai ke pelupuk mata
Ombak berkejar bersusul-susulan
Dalam tempo yang tidak pasti
Setidakpastinya hati yang menanti
Dalam tanya tak berjawab
Kepastian bukanlah sesuatu yang bisa kujumpai saat ini
Dan cinta pun menuntunku pada dilema
Entahkah ke mana semuanya akan bermuara
Dalam gemuruh lautan luas tak bertepi
Atau teduh sunyi telaga hati
Cinta ini tak berujung…
Jika mimpi adalah di mana bisa kutemui dirimu
Maka ke sanalah aku akan...
Posted by mpeb in Curhat, Journal
on Jan 11th, 2009 | 0 comments
(a note from Jan 2nd,2009)
Aku tak pernah menyangka bisa kecewa sedalam itu. Tiba-tiba saja air mataku mengalir tanpa bisa terbendung ketika mendengar suara di ujung sana berkata, “I’m outta town, already on my way now…”
Sementara percakapan itu masih berlangsung selama 24 menit berikutnya, selama itu pula pelupuk mataku tak mampu menahan air mata yang terus mengalir. Meski suara tercekat di tenggorokan, namun aku masih memaksakan untuk tertawa dan bercanda. Menarik nafas panjang, menghelanya, dan berkata, “Yah…sudahlah…mau gimana lagi…”
Terbersit...