Orang bilang lebih gampang cari musuh daripada cari teman. Punya teman kalo tidak dijaga baik2 akhirnya bisa jadi musuh juga. Kalo musuh trus jadi temen… jarang sih, tapi not impossible juga.
Ada orang yang kerjaannya sengaja bikin musuh, kemudian dia sibuk lari dan menghindar dari orang2 yang telah dia sakiti. Meskipun orang telah mengasihinya dengan tulus, tetap saja dia bisa take advantage dari orang2 yang (mungkin) “terlalu baik” itu.
Apa sih enaknya hidup seperti itu? Hidup dalam pelarian terus-menerus dan bersembunyi dari semua orang. Menyembunyikan identitas, menyembunyikan jati diri,… seems like u’re never exist. Sibuk membuat identitas palsu. Sibuk menghilangkan jejak dari orang-orang yang disakiti. Dan sibuk mencari orang-orang baru yang bisa dibodohi lagi.
Hidup ini adalah anugerah Tuhan. Hidup ini singkat. Alangkah sia-sianya menghabiskan hidup dengan cara demikian. Anugerah Tuhan terlalu mahal untuk disia-siakan hanya demi hal yang bersifat sangat sementara. Sungguh jauh lebih berharga menjalani hidup ini dengan penuh syukur atas setiap tarik nafas yang masih bisa kita hirup, dan kasih yang bisa kita nikmati dari sahabat-sahabat di sekeliling kita.
seperti lagu jadul nih…”hidup itu bagai panggung sandiwara..”
eh..betul gak sih liriknya gitu?!
Kayanya “dunia ini panggung sandiwara, ceritanya mudah berubah…” gt deh…
Emang ada hubungannya ya??
Thx 4 stopping by yach…