Currently Browsing: Curhat

Seribu Tanya

Why’s this? Why’s that? How come? How should? How will? ‘Till when? When will? Who will? Where? Why should? Why me? Why now? May I? Can I? Should I? Why…? Why…? Why…? Seribu tanya yang belum ku dapati jawabnya Sampai kapan aku harus terus bertanya Mencari dan menantikan jawabannya Jawablah aku, ya Yang Mahatahu Karena segala sesuatunya adalah daripadaMu, olehMu, dan hanya bagiMu
read more

Mengapa Rindu?

Mengapa rindu? tanyamu Jawabku, aku tak tahu Mengapa aku? lagi kau bertanya Lagi-lagi aku tak tahu, jawabku Jangan tanya apa yang mulut tak bisa jawab Karena hanya hati yang bisa rasa Dan hati tak dapat berdusta Pula ia tak dapat didustai Dalam pejamku Terbang  bersama sayap kecil bidadariku Menantimu menyongsongku kembali Dan mendekapmu erat dalam pelukku
read more

Gundah

Once again you made me cry… this time ‘coz it’s hurt. I absolutely cannot explain how it become this way, why should I feel this way… It’s not that I want it either, but I couldn’t help it, sorry… Don’t you ever say it’s not important! I came along the way so far just to find you, so nothing is not important! Sorry if I’ve become too childish… just have no place else to say these things.
read more

I miss you too…

“Kok gak ke rumah…?? Kapan ke sini…??” Suara manja sang bidadari kecil serasa mengiris hatiku yang sejatinya pun tak kuasa menunggu waktu untuk bisa kembali ke sana. Setiap kali bibir kecil itu berucap demikian, semakin bertambah serpihan hati yang terbang ke sana. I miss you too, my little angel… We’re gonna see each other again soon… I believe so…
read more

Kangen (Lagi)

Sudah hampir 3 bulan berlalu sejak pertemuan itu. Tak terasa waktu berlalu demikian cepat. Kini aku hanya bisa memandangi dokumentasi momen-momen itu, sambil berusaha mengingat detil-detil kecil yang terjadi ketika itu. Ahh… aku tak sanggup mengingat semuanya. Namun masih tersimpan dalam memoriku gejolak hati saat pertama kali akhirnya aku bisa benar-benar bertemu dengannya, koridor mal yang kita susuri, permainan favorit si bidadari kecil, obrolan2 gak penting, dinner time, sampai an unforgettable goodbye kiss yang hanya sekejap itu. Setiap kali pertanyaan itu terucap, “Kapan ke Jakarta lagi?”...
read more

« Previous Entries Next Entries »