Posted by mpeb in Curhat, Just my thoughts
on Sep 9th, 2008 | 1 comment
16.50 WIB. Bis Nusantara K 1459 AB itu mulai merangkak ke kota tujuannya, Semarang. Perlahan sembari membawa sekeping hati yang tertambat dan terbawa pergi besertanya.
“Rasa kehilangan hanya ada jika kamu merasa memilikinya.”
Meski baru sekejap rasa memiliki itu ada, kehilangan itu pun turut menyertai kepergiannya. Biarpun hanya untuk beberapa saat lamanya, hati ini masih menanti kepingannya untuk kembali…
Posted by mpeb in Curhat
on Jun 14th, 2008 | 4 comments
“Kau hancurkan aku dengan sikapmu, Tak sadarkah kau telah menyakitiku, Lelah hati ini meyakinkanmu, Cinta ini membunuhku….”
Pertama kali aku mendengarkan lagu D’Masiv ini di nada sapa I-Ring-nya, aku sempat berpikir, “Kok lagunya ini sih. Siapa gerangan yang menyakitimu, Sayang?” Ternyata yang empunya no hp tersebut malah gak tau lagu apa yang ada di nada sapanya.
Sekarang… untuk dial up ke nomor itu dan kembali mendengarkan lagu yang sama… rasanya jadi lebih menyakitkan, karena kini aku yang merasakan demikian terhadap si pemilik nomor itu. Absolutely...
Posted by mpeb in Curhat
on Jun 9th, 2008 | 0 comments
Sudah lama dan aku sudah hampir lupa bagaimana rasanya jatuh cinta. Belakangan aku mengijinkan diriku untuk kembali merasakan sensasinya. Berbagai macam rasa yang kembali kurasakan getarannya: senang, gelisah, bete, kecewa, sedikit jealous, deg2an, sekaligus berbunga-bunga.
Tapi jujur aku juga belum yakin apa ini sebenarnya. Mungkin juga hanya euforia sesaat. Ya, aku senang memikirkan seseorang; ya, hatiku melonjak mendengar dering sms; ya, aku gelisah menantikan balasannya; ya, jantungku berdebar sedikit lebih kencang mendengar dering telponnya ; ya, aku senang mendengarkan suaranya…
Ah…...
Posted by mpeb in Curhat
on Jun 4th, 2008 | 0 comments
Bertemu dengan teman lama, seorang gadis muda, masih kuliah semester 2. Mendengarkannya bercerita tentang kegelisahannya menjalani kisah cintanya. Bla..bla..bla… Berbinar-binar ia berkisah tentang rencana bertunangan di tahun yang akan datang, sekaligus ketakutannya akan ketidaksetujuan salah seorang anggota keluarganya. Bla..bla..bla.. “CInta yang lalu” pun bicara panjang lebar dengan nasihat ini dan itu.
Akhirnya saya nyeletuk dengan kalimat bijak dari antah berantah, tanpa bermaksud mematahkan semangat ataupun memadamkan geloranya yang sedang membara.
“Kadang bisa terjadi...
Posted by mpeb in Curhat
on Jun 3rd, 2008 | 2 comments
Sembari menikmati makan siang menu pedas kesukaan Nenk Geulis hari Sabtu lalu, tiba2 Nenk mengutarakan satu pertanyaan yang membuatku agak terperanjat, “Mbak mpebh, sejak gak sama W***, apa yang kerasa paling berubah?”
…………………… Sejenak aku terdiam……………………
Apa ya?? After all these months, guess I haven’t really thought about it. What has really changed in me since then??
“Kalo yang Nenk liat apa yang berubah?” Nenk pun menyebutkan beberapa hal dari pengamatannya.
Yaa…....