Semalam kakak perempuan saya yang bekerja di sebuah bank swasta terkemuka itu mampir ke rumah. Udah jam 8.30 malam, tapi dia masih dengan seragam kantornya. Langsung dari kantor ceritanya.

Ngobrol2, dia tanya, “Kamu masuk kerja jam berapa?”

“Setengah sembilan.”

“Pulangnya?”

“Setengah lima.”

“… (agak terperanjat) Enak ya…!” Lalu dia melanjutkan, “Aku ni kerja 12 jam! Besok pagi2 udah harus berangkat ke Solo. Ini pulang cuma liat anak2ku udah pada tidur, besok pagi udah dadaah lagi…”

Begitulah. Saya menambahkan beberapa “keenakan” lain yang belum terhitung di tempat kerja yang hatinya senyaman Jogja yang Berhati Nyaman ini. Kakak saya sudah kira2 10 tahun bekerja di bank itu sebagai teller. Dari gaji pertama yang kira2 sebesar UMR sekarang ini sampai mencapai penghasilannya saat ini, it’s a very, very long way to go, and exhausting, I guess…

Saya dulu pernah berpendirian untuk tidak akan bekerja pada orang lain a.k.a. jadi employee. Idealismenya maunya ada di kuadran SE or BO gitu (silahkan lihat 4 kuadran by Robert Kiyosaki). Tapi tanpa kerja keras yang sepantasnya ya gak mungkin langsung loncat gitu aja ke kuadran itu. Dan pada waktu itu memang saya belum sampai pada kapasitas mengejar goal untuk membangun bisnis yang ideal yang layak menempatkan kita pada posisi seorang business owner.

Trus kenapa sekarang mau jadi employee? Bukan karena idealisme itu sekedar isapan jempol belaka atau prinsip yang dulu berlaku hanya karena pengaruh seseorang yang menjanjikan akan mencapai ini dan itu… Gak juga. Impian itu masih ada. Tapi idealisme yang hanya berdasarkan egoisme belaka buntutnya malah menyusahkan diri sendiri. Apalagi kalau ditunggangi dengan unsur2 arogansi.

Selama pekerjaan itu layak dikerjakan, menyenangkan, menghasilkan, gak ada ruginya. Toh yang kukerjakan ini masih dalam lingkup yang aku seneng ngerjainnya. So, kalo ada kesempatan, kenapa dilewatkan?

Di dunia seribu yang aman tenteram ini, bukan lalu kita terlena dengan kenyamanannya. Still a long way to go, and hard works to do. Come on, cai yo!!!

  • Share/Bookmark

Leave a Reply

Archives