Hari ini adalah hari “Say Goodbye to Free Meal @ P..R..” (the pizza resto itu…). Adalah mpeb, nenk geulis, dan sang penyanyi itu, yang menikmati santap siang sebelum armada produksi dalam komunitas grudugan datang untuk tujuan yang sama.
Di meja berhidang pizza itulah tertuang perbincangan ini, mengenai seorang saudara terkasih kami, yang lalu meluas ke topik2 lainnya. Tentang idealisme, komitmen, obrolan garing, dan cinta yang klise. Seperti terlontar pertanyaan, benarkah cowok nggak suka dengan komitmen? Jawabnya: nggak semua begitu. Kalau kebetulan ketemu yang kaya’ gitu… yah, nasiibb…. (kasian deh loe!!). Memang gw juga beranggapan gitu, walaupun pernah sih terbersit pikiran yang rada prejudis macam demikian.
Yang jelas, kami kami mengasihi saudara terkasih ini, meskipun untuk terjun ke dunianya yang nestapa itu, ….hmm… don’t think so.
Seraya menikmati berkat Tuhan atas pizza gratisan ini, datanglah rombongan armada produksi, dan sang vegetarian palsu itu menyantap habis 2 slice pizza yang masih tersisa di meja kami. Ya ampyuunnn… doyan apa kelaparan bro??

sedih juga mau berpisah sama paparonz yang murah hati itu… Tapi ya ggp deh, itung2 bisa menyelamatkan muke kite2 yang setebel kulit badak ini… Klo kelamaan programnya bisa2 perusahaan di blacklist sama paparonz karena kebiasaan2 para karyawan yang sungguh menyenangkan ini….
buat yang disana ya (roaming) semoga cepat sembuh yaaaa….. besok qta beli es cendol aja supaya menunya ga yang garink2 melulu…
He(…) paparonz akan dilanda kebangkrutan … jika cecunguk seperti kita ini hinggap diperedaran…