Langit kelam
Bintang satu dua
Jauh, menyendiri
Bulan separuh
Terdiam
Dingin menusuk
Namun tak sesakit ucapanmu
Rintihan hati
Tak terbendung pelupuk mata
Sampai kapankah??
…..hening…..
Dinding membisu
Dinding yang setia itu selalu membisu
Ke manakah perginya pangeranku??
…..hening…..
Sahabat jiwa menangis bersama
Bulan separuh
Sinarnya menyeruak
Bintang bermunculan
Dingin menusuk
…..hening…..
Dan masih saja belum kutemukan jawabnya